Jumat, 06 Juli 2012

Manusia paling bahagia ketika mencapai usia 33

Manusia paling bahagia ketika mencapai usia 33Manusia paling bahagia ketika mencapai usia 33

Aktris Hollywood Jennifer Love-Hewitt di sebuah jajak pendapat dicontohkan sebagai manusia yang paling bahagia karena mencapai usia 33 (c) free-review.net

Reporter: Ardyan Mohamad


Soal umur barangkali memang rahasia Tuhan. Namun lembaga asal Inggris ini percaya, manusia yang telah mencapai usia 33 bakal merasakan kebahagiaan terbesar sepanjang hidup.

Sebuah jajak pendapat yang diselenggarakan Friends Reunited kepada 70 responden di seantero Inggris menyatakan kebahagiaan sejati biasanya didapatkan ketika seseorang berusia 33. Seluruh responden yang mengikuti studi ini telah berumur, rata-rata berusia 40 tahun, seperti dilansir stasiun televisi Fox, Selasa (3/4).

Sebagai upaya pembuktian tambahan, lembaga itu memberi contoh para pesohor yang nampak bahagia di usia 33. Misalnya aktris Amerika Jennifer Love Hewitt, vokalis band Maroon 5 Adam Levine, dan bintang Hollywood Katie Holmes. Menurut Friends Reunited, mereka terlihat menikmati keberhasilan saat ini di karir masing-masing.

Walau terlihat kurang meyakinkan dan ilmiah, para psikolog cukup menyepakati hasil jajak pendapat itu. Donna Dawson, psikolog asal Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, menyatakan di usia 33 manusia sudah mengalami tahap perkembangan mental yang paling sempurna, sehingga wajar bila mereka kerap merasa bahagia.

"Usia 33 adalah waktu yang cukup untuk keluar dari kenaifan masa kanak-kanak dan sifat liar usia remaja tanpa kehilangan energi serta semangat masa muda," ujar Dawson.
Psikolog ini menambahkan ketika sampai di usia itu, kebanyakan manusia telah punya kepercayaan diri yang memadai terhadap bakat masing-masing. Itu sebabnya manusia di rentang usia 30-an mencapai produktivitas tertingginya.

Nah, bagi yang sudah berusia 33, apa anda sedang merasakan masa-masa bahagia dalam hidup?
[fas]

Sumber : http://www.merdeka.com/dunia/manusia-paling-bahagia-ketika-mencapai-usia-33.html

Indonesia kalah bahagia dari Myanmar dan Laos

Indonesia kalah bahagia dari Myanmar dan LaosIndonesia kalah bahagia dari Myanmar dan Laos

Reporter: Ardyan Mohamad


Warga Indonesia seringkali merasa lebih makmur daripada beberapa negara lain di Asia Tenggara. Namun, bicara soal tingkat kebahagiaan, rupanya hasil survei berkata lain.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melansir peringkat kebahagiaan warga dunia. Pada survei itu tingkat kebahagiaan Indonesia berada di peringkat 83, masih kalah dari Myanmar (74) dan Laos (82).

Majalah Time melaporkan, Sabtu (7/4), PBB menyusun peringkat itu berdasarkan survei yang diselenggarakan lembaga Gallop. Penyusunan daftar menggunakan metode tanya jawab indeks Cantrill. Beberapa aspek yang diukur diantaranya kepuasan warga terhadap layanan negara dan kepuasan terhadap taraf hidup mereka.

Indonesia meski masuk 100 besar negara paling bahagia di dunia, tidak lebih bahagia dibanding negara tetangga seperti Malaysia (51) atau Vietnam di peringkat 65.

PBB menjelaskan daftar kebahagiaan warga sebuah negara rupanya tidak terkait dengan tingkat Produk Nasional Bruto. Ada banyak faktor yang membuat seseorang bahagia, meliputi jaminan kesehatan, kondisi lingkungan yang asri, sampai layanan pendidikan yang baik.

Contoh paling pas adalah Amerika Serikat yang cuma berada di peringkat 11. Pernyataan pers PBB menyatakan, "pendapatan nasional Amerika meningkat terus sejak 1960, namun kebahagiaan warganya cenderung terus turun,".

Negara yang penduduknya paling bahagia di dunia menurut survei itu adalah Denmark. Barangkali di negara itu tidak ada gonjang-ganjing kenaikan harga bahan bakar.
[fas]

Sumber : http://www.merdeka.com/dunia/indonesia-kalah-bahagia-dari-myanmar-dan-laos.html

Indonesia masuk negara paling ramah di dunia

Indonesia masuk negara paling ramah di duniaIndonesia masuk negara paling ramah di dunia

 
 
Reporter: Al Amin


Indonesia masuk jajaran negara paling bersahabat bagi turis di seluruh dunia. Setidaknya itulah hasil polling dari situs wisata populer Skyscanner hingga Minggu (8/4). Polling itu diikuti oleh ribuan pengunjung situs itu.

Polling itu memeringkat negara-negara tujuan wisata dan citranya di mata wisatawan. Dalam daftar negara paling tidak bersahabat, peringkat 1-9 diisi oleh kebanyakan negara-negara Eropa. Negara paling tidak bersahabat bagi turis adalah Prancis yang dipilih oleh 19,2 persen responden. Berikutnya adalah Rusia dan Inggris.

"Tidak terlalu mengejutkan bahwa Prancis ada di peringkat teratas. Itu sesuai stereotipe yang banyak dirasakan turis," kata Sam Baldwin, editor, Skyscanner.

Sementara, negara paling ramah di dunia bagi wisatawan adalah Karibia dan Brasil. Indonesia masuk peringkat 8 besar dunia. Dua negara Asia Tenggara lain yang masuk 8 besar adalah Filipina dan Thailand.

Negara paling tidak ramah bagi turis:

1 Prancis
2. Rusia
3. Inggris
4 Jerman
5. China
6. Amerika Serikat
7 Spanyol
8 Italia
9 Polandia


Negara paling ramah bagi turis:

1. Negara kawasan Karibia
2. Brasil
3. Filipina
4. Thailand
5. Portugal
6. Indonesia
7.Selandia Baru
8. Denmark
9 Jepang
[tts]

Sumber :  http://www.merdeka.com/dunia/indonesia-masuk-negara-paling-ramah-di-dunia.html

Indonesia negara paling bahagia urutan 14 sedunia

Kamis, 28 Juni 2012 01:03:07

Indonesia negara paling bahagia urutan 14 seduniaIndonesia negara paling bahagia urutan 14 sedunia

Reporter: Ardyan Mohamad


Pekan lalu publik Indonesia geger karena survei lembaga The Fund for Peace menilai negara ini terancam gagal. Uniknya, pada penelitian berbeda, nusantara malah masuk kategori berpotensi bahagia di urutan ke-14 dunia.

Indonesia jauh melampaui negara-negara maju seperti Jepang (45), Inggris (41), Amerika Serikat (105). Tiga posisi teratas pada daftar negara bahagia ini bahkan didominasi negara berkembang. Peringkat pertama ditempati Kosta Rika, disusul Vietnam dan Kolombia, seperti dilansir the Wall Street Journal, Rabu (27/6).

Hasil mengejutkan ini mungkin terjadi karena Lembaga New Economics Foundation (NEF), berpusat di Ibu Kota London, Inggris, menggunakan pendekatan berbasis lingkungan dalam mengukur potensi kebahagiaan warga sebuah negara.

NEF menilai  kebahagiaan sejati perlu mempertimbangkan keseimbangan antara manusia dan alam. "Kami mengukur yang selama ini diabaikan padahal penting yaitu upaya sebuah negara memberikan lingkungan yang berkelanjutan bagi manusia hidup di dalamnya," tulis lembaga itu dalam pernyataan pers mereka.

Indonesia terhitung mendapat nilai bagus dalam hal meminimalisir kerusakan lingkungan. Skor negara ini hanya rata-rata pada tingkat harapan hidup.

Hasil survei NEF diberi nama The Happy Planet Index, sebetulnya dilansir nyaris bersamaan dengan data negara gagal. Parameter untuk mengukur tingkat kebahagiaan ini bukan hanya Produk Domestik Bruto (GDP), atau kondisi perekonomian, namun terutama cara negara itu memanfaatkan sumber daya alam untuk kelangsungan hidup warganya di masa datang.

Dalam logika penelitian ini, negara maju merupakan bangsa yang paling serakah memanfaatkan sumber daya alam. Akibatnya di masa mendatang, anak cucu terancam tidak dapat menikmati kemakmuran manusia masa kini.

Itu sebabnya, meski dari segi harapan hidup, Jepang berada di urutan pertama, namun dinilai dari kondisi lingkungan dan kelayakan hidup, mereka hanya berada di posisi 43 dunia.

Contoh unik lain adalah Denmark. Negara Skandinavia itu di pelbagai daftar lain masuk kategori negara progresif dengan tingkat kemakmuran merata, tapi pada peringkat Happy Planet malah tercecer di urutan 110.

Nasib serupa dialami Bostwana. Negara dengan tingkat perekonomian terbaik di Afrika, terperosok di urutan paling buncit pada daftar ini. Negara itu dianggap menyerap sumber daya alam tanpa ada upaya serius memperbaharuinya.

Berdasar daftar ini Indonesia bisa dibilang tidak terlalu bahagia saat ini, namun berpeluang lebih bahagia lagi di masa mendatang karena faktor kekayaan alam. Setujukah anda?

Sumber : http://www.merdeka.com/dunia/indonesia-negara-paling-bahagia-urutan-14-sedunia.html

Negara-negara yang rakyatnya bahagia

 Daftar Negara dengan Penduduk Paling Bahagia. Indonesia Peringkat Berapa?

Minggu lalu, PBB merilis "Daftar Kebahagiaan Dunia". Dan meskipun negara-negara peringkat teratas merupakan negara kaya, mereka yang berkumpul dalam pertemuan puncak PBB di New York mengatakan bahwa negara yang kaya belum tentu bahagia.

Pertemuan untuk meluncurkan laporan tersebut pertama dicetuskan oleh Bhutan, negara kecil Himalaya yang 30 tahun lalu membuat penelitian untuk mencari Kebahagiaan Bruto Nasional negaranya.

Menurut Majalah Time, Perdana Menteri Bhutan Lyonchhen Jigmi Y. Thinley, mendorong negara lain untuk melakukan hal yang sama.

"Tujuan pembangunan adalah untuk menciptakan kondisi yang kondusif melalui kebijakan publik, untuk mengejar tujuan akhir yakni kebahagiaan semua warga negara," ujarnya dalam konferensi tersebut.

Ekonom Jeffery Sachs, yang mengedit Laporan Kebahagiaan Dunia mengatakan kebahagiaan dapat dicapai dari kesejahteraan ekonomi yang diukur dengan GNP.

"GNP (Gross National Product/Produk Domestik Bruto) dengan sendirinya tidak sama dengan kebahagiaan," kata Sachs pada konferensi tersebut, menurut Time.

"A.S. telah mengalami tiga kali peningkatan GNP per kapita sejak tahun 1960, namun jarum kebahagiaan tak juga beranjak. Negara-negara lain telah mengejar dengan keuntungan yang jauh lebih besar dari segi kebahagiaan, bahkan pada tingkat pendapatan per kapita yang jauh lebih rendah."

Laporan ini mencatat bahwa faktor-faktor sosial seperti kekuatan dukungan sosial, tidak adanya korupsi, dan tingkat kebebasan pribadi, lebih penting daripada kekayaan.

Juga terdapat sejumlah saran bagi pemerintah untuk meningkatkan kebahagiaan masyarakat termasuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka, memperkuat sistem sosial, melaksanakan kebijakan tenaga kerja secara aktif, membatasi skala emisi gas rumah kaca, meningkatkan pelayanan kesehatan mental, meningkatkan pelayanan kesehatan fisik, dan membantu menolak hiper-komersialisme.

Berikut ini peringkat 10 besar negara paling bahagia:

1. Denmark
2. Finlandia
3. Norwegia
4. Belanda
5. Kanada
6. Swiss
7. Swedia
8. Selandia Baru
9. Australia
10. Irlandia

Amerika Serikat berada di peringkat 11, sedangkan Inggris ada di posisi 18. Posisi paling bontot, yaitu 156, diduduki oleh Togo.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Negara kita ada di posisi nomor 83, jauh berada di belakang Myanmar (peringkat 74), Thailand (peringkat 52), Malaysia (peringkat 51), dan Singapura yang menjadi negara paling bahagia di Asia Tenggara dengan peringkat 33.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/daftar-negara-dengan-penduduk-paling-bahagia--indonesia-peringkat-berapa-.html